(27 Feb 2026 | 08:33)

Agar Anak Cinta Shalat

Judul Buku : Agar Anak Cinta Shalat

Penulis : Hana Binti Abdul Aziz Ash-Shunayyi

Penerbit : Pustaka Al-Inabah

Tahun Terbit : 2016

Kota tempat terbit : Yogyakarta

Jumlah Halaman : 146

Kategori : Non Fiksi

ISBN : -

 

Anak merupakan karunia sekaligus amanat dan ujian dari Allah.

Setiap orang tua bertanggung jawab terhadap pendidikan agama anaknya, terutama masalah shalatnya. Tidak jarang kita dapati orang tua yg lebih fokus memikirkan masa depan anak-anaknya dari sisi materi semata, sementara dari sisi agamanya kurang mendapatkan perhatian.

Nabi Ibrahim AS begitu seriusnya berdoa kepada Allah agar anak keturunannya rajin mendirikan shalat, sehingga Allah mengabadikan doanya dalam ( QS. Ibrahim ayat 40 ) yang artinya berbunyi :

Ya Rabbku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat, ya Rab kabulkanlah doaku.

Dipihak lain banyak orang tua yang peduli terhadap pendidikan agama anaknya, namun mengeluh sulit menanamkan nilai – nilai agama pada anaknya, terutama masalah shalat, misalnya :

  1. Berdusta tentang shalat
  2. Shalatnya selalu diawasi
  3. Ada yang harus dipukul

Buku ini merupakan bekal bagi orang tua dalam memotivasi anak untuk mencintai shalat dan didalamnya banyak memuat pengalaman berharga yang dialami oleh bapak / ibu untuk menanamkan kebiasaan shalat terhadap anak – anaknya sehingga mereka mencintai shalat.

Imam An – Nawawi berkata :

Ini kewajiban para wali, baik bapak, kakek, atau pengawas yang ditunjuk hakim.

Perintah ini tidak hanya khusus untuk para bapak saja akan tetapi berlaku untuk para ibu juga.

Contoh pengalaman orang tua yang berusaha agar anaknya terbiasa melakukan shalat :

  1. Memohon kepada Allah.
  2. Menggugah kecintaan mereka pada pahala yang besar untuk orang yang mendirikan shalat.
  3. Menjelaskan tentang kenikmatan surga dan membandingkannya dengan kenikmatan dunia dalam hal apapun.
  4. Membiasakan diajak ke masjid sejak kecil.
  5. Seorang ibu yang memeluk dan mencium putrinya sesudah shalat sambil berbisik kepadanya, kamu cantik, di wajahmu ada tanda ketaatan, shalat itu melapangkan dada dan membuatmu bahagia. Allah akan memberikan taufik dalam segala urusan.

Bila seorang anak meninggalkan shalat, maka ibu berkata : meninggalkan shalat membuat wajah gelap, dada sempit dan tidak mendapat taufik dari Allah.

  1.  Seorang ibu juga menggunakan tekanan mental dengan berkata :
  • Ibu tidak mau berbicara kepadamu.
  • Ibu tidak mau memelukmu.
  • Ibu tidak cinta pada orang yang enggan mengerjakan shalat.
  1. Bila meninggalkan shalat / tertinggal , beristighfarlah kepada Allah , dengan isyarat bahwa dia telah melakukan dosa besar.

Seorang ibu yang tidak pernah lelah setiap hari membangunkan anaknya untuk pergi ke sekolah, karena ibu tahu bahwa hal ini untuk kebahagiaan di dunia,agar nantinya anak bisa bekerja, mendapatkan gaji dan jabatan tertinggi.

Sebuah cerita tentang Abdullah bin Abas masih kanak – kanak sedang bermalam di rumah bibinya yaitu ummul mukminin Maimunah, Nabi terlambat pulang ke rumah Maimunah di malam hari, dan Ibnu Abas sudah tidur sebelum Nabi datang, dan Nabi menanyakan, apakah Ibnu Abas sudah shalat ? beliau menjawab sudah kemudian tidur lagi.

Tulisan dari Gus Bahak :

  1. Nasibmu ada pada shalatmu.

Jika shalatmu tak dijaga, maka duniamu akan gelisah, akhiratmu juga susah. Jika shalatmu dijaga, duniamu tenang, akhiratmu juga aman.

 

  1. Jagalah shalatmu, sesibuk dan sehancur apapun hidupmu, jangan pernah melalaikan shalatmu.

Kelak di alam kubur dan di padang mahsyar, shalatlah yang akan membelamu paling depan.