Reading Parenting
Penulis: Heru Kurniawan, Umi Khosiyatun dan M.Hamid Samiaji
Jumlah halaman buku: 178 halaman
Penerbit:PT Elex Media Komputindo Kompas Gramedia
Tahun 2018
Oleh: Gatot Bambang Sutrisno,S.Si
Kunci anak-anak yang sukses salah satunya adalah gemar membaca buku. Agar anak-anak gemar membaca buku maka keluarga harus bisa mengkondisikan anak-anaknya sejak dini untuk mengenal buku dan suka membaca buku. Inilah mengapa buku itu penting.
Buku ini menyajikan cerita-cerita singkat dan sederhana yang mudah dipahami untuk memotivasi dan memberikan gambaran cara bagaimana menumbuhkan kebiasaan membaca sewaktu kecil itu bisa terbentuk. Dengan cara-cara sederhana sebagai berikut:
1. Siapkan buku dan pensil di rumah dengan cara berserakan. Anak-anak akan mengambilnya,dan mencorat-coret sesuka hati akan memberikan hasilnya pada ayah-bunda, kemudian meninggalkannya begitu saja. Dari sinilah awal kebiasaan menulis pada anak di bentuk. Strategi menyimpan buku dan pensil secara sengaja di berbagai sudut rumah bertujuan untuk menciptakan aksesibilitas tanpa batas bagi anak. Dengan membiarkan benda-benda tersebut dalam jangkauan mata dan tangan, orang tua sedang menghilangkan hambatan fisik antara anak dan media literasi. Kondisi yang terlihat "berantakan" atau berserakan sebenarnya merupakan undangan visual bagi rasa ingin tahu alami seorang anak. Ketika anak melihat pensil dan kertas tersedia di mana saja,mereka akan merasa bahwa menulis adalah aktivitas yang santai dan menyenangkan.Fase mencoret-coret sesuka hati adalah tahap perkembangan motorik halus yang sangat krusial sebelum anak mengenal huruf secara formal.
Kegiatan ini memberikan rasa kendali kepada anak atas benda-benda yang ada di sekitarnya untuk mengekspresikan imajinasi mereka. Saat anak memberikan hasil coretannya kepada orang tua, itu adalah bentuk komunikasi awal dan kebanggaan atas karya yang mereka buat.
Respon positif dari ayah dan buında saat menerima coretan tersebut akan membangun kepercayaan diri anak terhadap aktivitas literasi. Kebiasaan anak yang langsung meninggalkan buku setelah mencoret menunjukkan bahwa proses eksplorasi lebih penting bagi mereka daripada hasil akhir. Orang tua tidak perlu memaksakan anak
untuk merapikan alat tulis saat itu juga agar minat mereka tidak terputus oleh beban disiplin yang terlalu dini.
2. Menjadikan kegiatan membaca buku sebagai syarat atau hadiah untuk anak apabila minta sesuatu.
Kegiatan membaca buku dapat dijadikan syarat agar anak terbiasa membaca sebelum mendapatkan sesuatu yang diinginkannya. Cara ini membantu menumbuhkan minat baca anak sejak dini secara bertahap dan positif. Dengan membaca buku terlebih dahulu,anak belajar bahwa usaha dan kebiasaan baik akan membawa manfaat.
3. Bacakan buku ke anak-anak, maka anak-anak dengan sendirinya akan mengembangkan imajinasinya.
Membacakan buku kepada anak dapat memperkenalkan mereka pada berbagai cerita,tokoh, dan peristiwa yang menarik. Saat mendengarkan cerita, anak akan membayangkan alur dan tokoh sesuai dengan pikirannya sendiri. Kegiatan ini membantu anak mengembangkan daya imajinasi dan kreativitas sejak usia dini. Anak juga dapat belajar memahami emosi, nilai, dan pesan moral dari cerita yang dibacakan.
4. Kehadiran buku di dalam keluarga akan membuat hubungan ayah-bunda dengan anak-anak semakin akrab karena adanya momen berkumpul dan membaca buku Bersama.Kehadiran buku di rumah memberi kesempatan bagi ayah dan bunda untuk menghabiskan waktu bersama anak-anak. Kegiatan membaca bersama dapat menjadi momen kebersamaan yang hangat dan menyenangkan dalam keluarga. Saat membaca buku, orang tua dan anak dapat saling berdiskusi dan berbagi pendapat tentang isi cerita.Interaksi yang terjalin melalui kegiatan membaca akan memperkuat komunikasi antara orang tua dan anak. Dengan demikian, hubungan ayah, bunda, dan anak-anak menjadi lebih akrab dan penuh kedekatan emosional.
5. Buku bagi anak-anak tidak hanya menjadi teman yang menghibur, tetapi juga sebagai teman yang akan mengarahkan anak-anak untuk memilih jalan hidup yang benar untuk menjadi orang yang sukses. Buku dapat memberikan hiburan yang menyenangkan melalui cerita, gambar, dan tokoh yang menarik bagi anak-anak.
Selain menghibur,buku juga mengandung pesan moral dan nilai-nilai kebaikan yang dapat dipelajari anak. Anak-anak dapat belajar membedakan perilaku yang baik dan buruk melalui cerita dalam buku. Bacaan yang positif akan membantu membentuk sikap, kebiasaan, dan cara berpikir anak sejak dini. Dengan bimbingan dari buku, anak-anak akan lebih terarah dalam menentukan pilihan hidup untuk meraih kesuksesan.