(27 Feb 2026 | 08:29)

Kekuatan Berpikir Positif

Judul Buku : Kekuatan Berpikir Positif

Penulis : Jack Canfield, Mark Victor Hansen,    

Amy Newmark

Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama

Tahun Terbit : 2015

Kota tempat terbit : Jakarta

Jumlah Halaman : 484

Kategori : Nonfiksi

ISBN : 978-602-03-0746-6

 

Buku ini mengajak pembaca untuk memandang kehidupan dan semua permasalahannya dengan sudut pandang positif. Ketika kita bersikap dan berpikir secara positif, semua permasalahan akan tampak lebih mudah dihadapi. Bahkan, itu akan membuat semangat hidup kita semakin kuat, dan kita dipenuhi rasa syukur dan bahagia karena telah berhasil melaluinya.

Buku setebal 484 halaman ini, menyajikan 101 kisah inspiratif tentang mengubah hidup dengan berpikir positif. Penulis membaginya ke dalam 11 kategori yaitu: kekuatan cinta diri sendiri, kekuatan sikap, kekuatan bersikap tegar, kekuatan sikap santai, kekuatan rasa syukur, kekuatan memberi, kekuatan mimpi, kekuatan menantang diri sendiri, kekuatan dalam pembenahan diri, kekuatan menjaga orang lain dan kekuatan mengubah cara berpikir. 

Layaknya seri Chicken Soup for the Soul yang lainnya, pada buku ini para kontributor menyampaikan cerita dan kisah kehidupan mereka dengan mengalir dan mudah dicerna. Nikmat. Jauh dari kata bosan. Sehingga, hanya dalam sekali hap kita dapat memetik hikmah dan pelajaran berharga. Sangat inspiratif. Sesuai dengan jargonnya, Chicken Soup for the Soul, Memperindah Hidup Anda Setiap Hari.

Apakah mudah untuk dilakukan? Bisa iya, bisa juga tidak. Saya mencuplik quote dari Henry Ford "Whether you think you can, or you think you can't—you're right" yang ditulis salah satu kontributor pada buku ini. Semua adalah pilihan kita. Jika kita berpikir kita bisa maka kita akan bisa. Sebaliknya pun demikian. Jika berpikir positif menurut kita terlalu abstrak dan penuh dengan teori-teori. Jika kita tidak tahu harus bagaimana memulai dan dari mana. Mungkin, tips simple ini bisa diterapkan. Dari sekian tulisan yang ada, saya memilih tema tentang Kekuatan Bersikap Santai. Mungkin diantara teman-teman saya dikenal sebagai orang yang santai. Uiaaaaa…Uiaaaaa. Tanpa tahu, betapa saya perlu waktu dan mengusahakan segala daya upaya untuk itu.   

Sebenarnya sangat sederhana. Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah tersenyum. Ya, tersenyumlah. Masih ingat kan cara tersenyum? Ada penelitian yang menurut saya menarik tentang tersenyum dan tertawa. Anak-anak di bawah 5 tahun tersenyum dan tertawa sebanyak 400-600 kali perhari dan anak-anak usia 5-10 tahun tersenyum dan tertawa sebanyak 200-400 kali sehari. Nah apa kabar dengan orang dewasa? Orang dewasa tersenyum dan tertawa 20-40 kali dalam sehari, artinya 90% lebih kita sudah kehilangan kemampuan tersenyum dan tertawa, bahkan ada yang hanya 7-20 kali saja tersenyum dan tertawa setiap hari. Ngeri!

Salah satu kontributor, Ferida Wolff menghadapi hari yang berat. Semua rencananya hari itu berantakan. Emosinya memuncak. Dia berusaha sabar. Saat dia berhasil keluar dari kerumunan orang yang membuatnya emosi, dia ingin segera pergi dari tempat itu. Saat itulah ia berjalan berlawanan arah dengan seseorang yang langkah kakinya pun serasa mengguncang bumi dengan derap yang keras, bahu yang tegak, mata yang tajam serta kepala yang hampir berasap. Kayak mau makan orang. Menakutkan. Entah kekuatan dari mana tiba-tiba Ferida Wolff tersenyum menyapa orang tersebut. Seketika itu juga dengan spontan orang itu membalas senyuman, bahunya rileks dan air mukanya secara otomatis berubah cerah dan menyenangkan. Ini juga sering saya terapkan. Dan, berhasil.

Kembali saya mengutip quote dari Abraham Lincoln pada salah satu tulisan kontributor; “Dengan menanggung tekanan mengerikan yang menderaku siang malam, kalau tidak tertawa aku bisa mati”. Sekali lagi, senyum. Cobalah untuk tersenyum sesulit apapun permasalahan yang sedang kita hadapi. Berusaha menikmati setiap momen dalam hidup kita. Alhamdulillah ala kulli hal. Allah mengajarkan kita untuk tetap bersyukur dan tidak mengeluh, karena setiap kejadian, baik atau buruk, yakinlah semua itu mengandung hikmah.

Yuk, mulai dari sekarang. Belajarlah untuk berpikir positif. Dengan berpikir positif, kata-kata yang akan keluar dan tindakan yang akan dilakukan juga akan positif. Positive thinking and positive actions akan menghasilkan positive vibes. Semoga bermanfaat.