21 Aug 2026 | 14:16

Ekstrakurikuler sebagai Ruang untuk Bertumbuh, Berkarya, dan Menemukan Diri

Oleh Ustazah Ayu Wibowo, S.Hum.

Setiap anak datang ke sekolah dengan membawa cerita dan potensi yang berbeda. Ada anak yang begitu percaya diri ketika tampil di depan banyak orang. Ada yang menemukan kebahagiaan ketika bermain olahraga, menggambar, bernyanyi, bereksperimen, atau membuat sesuatu dengan tangannya sendiri.

Karena itulah, bagi saya, kegiatan ekstrakurikuler bukan sekadar kegiatan tambahan setelah pembelajaran di kelas selesai.

Ekstrakurikuler adalah ruang bagi anak untuk mencoba hal-hal baru dan menemukan sisi lain dari dirinya. Di sana, anak belajar melalui pengalaman yang mungkin tidak selalu mereka dapatkan dalam pembelajaran di kelas.

Ketika mengikuti kegiatan olahraga, anak belajar tentang disiplin, sportivitas, dan kerja sama. Dalam kegiatan seni, mereka belajar mengekspresikan diri, menghargai proses, dan membangun kepercayaan diri. Sementara dalam kegiatan sains, teknologi, atau keterampilan, anak belajar bertanya, mencoba, memecahkan masalah, dan berani menghadapi kegagalan.

Penelitian Chairunnisa dkk. menunjukkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler di sekolah dasar dapat memberikan dampak positif terhadap pengembangan karakter dan keterampilan peserta didik. Penelitian lain juga menunjukkan bahwa ekstrakurikuler dapat menjadi sarana untuk mengembangkan disiplin, tanggung jawab, kreativitas, kerja sama, dan karakter peserta didik.

Selain itu, keberhasilan ekstrakurikuler bukan hanya tentang berapa banyak prestasi di bidang itu dan berapa banyak piala yang berhasil dibawa pulang.

Ada keberhasilan yang jauh lebih sederhana, tetapi sangat berarti: ketika anak yang awalnya malu akhirnya berani tampil. Ketika anak yang mudah menyerah mulai berkata, “Saya coba lagi.” Atau ketika seorang anak menemukan bahwa ternyata ada sesuatu yang benar-benar ia sukai.

Di situlah pendidikan menjadi lebih bermakna.

Sekolah bukan hanya tempat untuk menemukan siapa yang paling pintar atau paling berprestasi. Sekolah adalah tempat untuk membantu setiap anak menemukan potensi terbaik dalam dirinya.

Maka, mari kita hadirkan ekstrakurikuler sebagai ruang untuk bertumbuh—ruang tempat anak boleh mencoba, boleh belajar dari kesalahan, boleh berkarya, dan perlahan menemukan dirinya.

Sebab terkadang, potensi terbesar seorang anak tidak ditemukan ketika ia duduk mendengarkan, tetapi ketika ia diberi kesempatan untuk mencoba.

Referensi

Chairunnisa, C., Rahmadhani, D. D., Astuti, N. R. W., & Nafisah, S. (2023). Pengembangan Karakter dan Keterampilan Peserta Didik Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler di SDN 244 Guruminda dan SD Plus Al-Ghifari. Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia, 1(4).