Tidak ada salahnya menjadi orang tua yang sibuk bekerja. Banyak orangtua yang
melakukan hal ini untuk menunjang keperluan anak-anak mereka. Namun, tidak jarang
karena terlalu sibuk bekerja terkadang orang tua lalai dalam mendampingi dan mendidik anak
sehingga semakin jauh dengan anak, mulai dari kurangnya komunikasi membuat anak merasa
tidak nyaman saat diajak ngobrol atau dekat dengan orang tua, jika tidak disiasati dengan
baik, kondisi ini akan membuat jarak kelekatan anak dan orang tua semakin jauh melebar.
Efeknya anak-anak akan merasa dirinya tidak diperhatikan dan diinginkan. Terabaikannya
kebutuhan psikologis anak ini akan berimbas pada ranah menurunnya motivasi belajar dan
penyimpangan perilaku dikemudian hari.
Masa perkembangan anak tidak akan terulang kedua kalinya, oleh karena itu sebagai
orang tua kita perlu memperhatikan perkembangan anak di masa pertumbuhannya. Apalagi
anak masih dalam masa golden age, yakni di usia 0-6 tahun. Pada masa itu anak menyerap
berbagai hal mulai dari yang dilihat, didengar atau dirasakan. Masalah diatas tidak akan
muncul selama orang tua memberi perhatian yang baik serta dapat mengatur waktu antara
pekerjaan dan waktu bersama anak.
Waktu bersama anak sering kita kenal dengan istilah bonding time atau sering kami
istilahkan dengan special time, yaitu kebiasaan penting yang dapat mengurangi frekuensi
tantrum anak, membuat relasi antara orangtua dan anak menjadi lebih hangat dan nyaman,
anak jadi lebih mau mengikuti arahan orangtua. Idealnya, special time dilakukan rutin setiap
hari, 10-30 menit saja untuk bermain berkualitas bersama anak.
Namun sering kali timbul pertanyaan bagaimana kalau orangtua bekerja sampai larut
malam jadi sulit punya waktu bermain yang konsisten atau istiqomah tiap hari bersama anak?
Berikut beberapa tips “membayar” waktu yang hilang bersama anak:
1. Main lebih lama bersama anak ketika weekend, 30 – 60 menit sudah sangat
menyenangkan bagi anak. Kuncinya be present ya, tidak sibuk dengan hal lain
termasuk urusan kerjaan, main gadget atau beberes rumah.
2. Usahakan setiap harinya tetap ada waktu sebelum dan sesudah makan malam 10-15
menit saja untuk bermain yang mengundang tawa, bercengkrama santai dengan semua
anak.
3. Gunakan minimal 5 menit saja setiap hari manfaatkan waktu sebelum tidur untuk
bergumul, peluk-pelukan sayang dengan anak.
Ayah bunda Jangan biarkan anak merasa sendiri atau kesepian di rumah karena Anda
terlalu sibuk bekerja. Jangan pula memperlihatkan wajah lelah Anda kepada anak, walaupun
Anda baru saja bekerja keras. Mari penuhi tangki emosi anak kita dengan bonding time atau
special time untuk membayar waktu yang hilang bersama anak agar relasi orangtua dan anak
tetap sehat, hangat, dan nyaman. Karena sebaik-baik rumah adalah yang penghuninya
(terutama orangtua) membawa kehangatan bagi setiap jiwa, tempat nyaman bagi individu
untuk melepas rindu, lelah dan bahagia bersama orangtuanya.