|
|
Judul |
Rahasia Doa yang Terkabul |
|
Penulis |
Abdurrahman bin Abdullah bin Shalih bin As-Sahim |
|
|
Penerbit |
PUSTAKA ILTIZAM |
|
|
Tahun Terbit |
April 2008 |
|
|
Kota Terbit |
Solo |
|
|
Jumlah Halaman |
175 |
|
|
ISBN |
978 - 979 - 2520 - 52 - 1 |
Konsep & Syarat Terkabulnya Doa
Doa adalah otak ibadah dan bukti penghambaan. Allah berjanji dalam QS. Ghafir: 60 “Berdoalah kepada-Ku, niscaya Aku kabulkan”. Rasulullah ﷺ menegaskan tidak ada doa muslim yang sia-sia: pasti dikabulkan dengan 3 cara → langsung diberi, ditunda untuk waktu terbaik, atau diganti dengan dihindarkan dari keburukan, HR. Ahmad.
Agar doa cepat naik ke langit, perhatikan adabnya:
Doa tertahan karena: maksiat terus-menerus, harta haram, hati lalai saat berdoa, minta dosa/memutus silaturahmi, putus asa & tergesa-gesa, serta membiarkan kemungkaran tanpa amar ma’ruf nahi munkar.
Praktik & Kunci Utama
Buku ini mengkompilasi doa ma’tsur yang terbukti ampuh:
Kisah Sa’ad bin Abi Waqqash yang doanya selalu terkabul, dan kisah 3 pemuda di gua yang bertawassul dengan amal shalih jadi bukti nyata. Intinya, doa terkabul bukan karena kalimatnya puitis, tapi karena tauhidnya bersih, rezekinya halal, adabnya dijaga, dan hatinya yakin tanpa putus asa.
Jika belum terkabul, husnudzan pada Allah. Mungkin ditunda karena Allah tahu waktu terbaiknya, atau diganti dengan perlindungan dari musibah yang tidak kita sadari. Tugas kita: doa + ikhtiar + tawakal, lalu serahkan hasilnya pada Allah.