Kunjungi Web Kami : Yayasan | TK | SD | SMP | SMA | Boarding School | STKIP Al Hikmah Surabaya
Login | Hubungi kami (031) 8299094

MURID SD MENCUCI TAK SEKADAR BERSIH

MURID SD MENCUCI TAK SEKADAR BERSIH

Setiap orang tua pasti ingin memiliki putra-putri mandiri.  Sayangnya, kemandirian tak bisa bertumbuh dengan sendirinya, harus ada latihan berulang dan pembimbingan. Sebagai sekolah Islam, guru-guru kelas VI SD Al Hikmah Full Day School Surabaya sangat peka terhadap itu. Ya, kemandirian menjadi salah satu bidikannya. Murid-muridnya kelas VI tidak melulu dibekali urusan akademik. Dalam program life skillnya, ada pembelajaran mencuci. Dalam praktik di sekolah mereka membawa semua kebutuhan tersebut ke sekolah. Timba, deterjen, hanger, penjepit pakaian, dan baju seragam kotor mereka bawa ke sekolah. 
Sebelum kegiatan dimulai, ada penjelasan singkat tentang mencuci manual dari guru. Di antaranya, memisahkan antara pakaian putih dengan warna lain, cara menyikat, juga menunjukkan bagian-bagian pakaian yang rawan kotor, ukuran kebutuhan deterjen, hingga membilas sampai suci. Tak lupa juga cara mencuci jika ada pakaian terkena najis. Terakhir, penyampaian teknik menjemur. Setelahnya, mereka langsung praktik mencuci. Cuaca sangat mendukung.

Hanya beberapa jam penjemuraan, baju-baju putih terembus angin dan mendapatkan pancaran mentari pun kering.  Khusus hari Rabu, 11 September 2019, yang praktik kelas VI putra. Kelas VI putri terjadwal hari Kamis, besoknya. 
Kegiatan tersebut bukan untuk menyengsarakan, melainkan untuk menyiapkan mereka menjadi insan mandiri, siap hidup dalam segala keadaan dengan tujuan akhir menjadi manusia yang bermanfaat. Mengapa harus mencuci yang dipilih dalam kegiatan tersebut? Karena murid-murid harus paham bahwa kebersihan adalah salah satu wujud implementasi keimanan seseorang. Dalam kondisi darurat, mereka tak harus mengandalkan tangan asisten rumah atau pun orang tua. Kelak, mereka juga harus bisa mengajari keluarganya untuk mencuci yang tak sekadar bersih, tapi juga suci. Ini merupakan hal sederhana, namun yang sangat mahal untuk kehidupan dan tak mudah dijalankan tanpa adanya seseriusan. Semoga pengalaman yang didapatkan di sekolah, berdampak positif dan menjadi awal pengalaman kemandirian berikutnya, dengan dukungan keluarga tentunya.NS