Kunjungi Web Kami : Yayasan | TK | SD | SMP | SMA | Boarding School | STKIP Al Hikmah Surabaya
Login | Hubungi kami (031) 8299094

JELANG UJIAN, BERDOA BERSAMA

JELANG UJIAN, BERDOA BERSAMA


Seluruh murid kelas VI SD Al Hikmah Full Day School Surabaya telah menyelesaikan program pembelajaran di tahun pembelajaran 2020-2021, pembelajaran masa pandemi covid-19. Mulai hari Senin, 26 April 2021 mereka akan melangsungkan Ujian Sekolah, sebuah ujian terakhir yang dirancang untuk mendorong  aktivitas belajar bermakna.
Hari Jumat pagi, 23 April 2021, tepat pukul 08.00 WIB mereka bersama orang tua masing-masing dan guru-guru bermunajat, berdoa bersama, mengharap keridaan Allah SWT dan keberhasilan atas semua upaya belajar yang telah dilakukan. Acara yang begitu penting, sebuah wujud penghambaan, butuhnya hamba pada Penciptanya. Acara tersebut sudah menjadi rutinitas di sekolah yang berbasis Islam ini. Namun, di tahun ini dilaksanakan secara virtual. 
Serangkaian acara diawali dengan pembukaan dan dilanjutkan dengan tilawah oleh Ananda Satria Ibra Mahendra dan Ananda Rahman Abdullah, keduanya saat ini kelas VI. Seperti pada umumnya, ada juga sambutan-sambutan. Sambutan pertama oleh Ustaz. Bambang, M.Pd., selaku Kepala SD Al Hikmah Surabaya. Beliau memaparkan bagaimana proses yang telah dijalani murid-muridnya selama di kelas VI, program-program belajar, dan berbagai data terkait dengan hasil belajar. Sambutan kedua oleh Ketua Pengurus YLPI Al Hikmah, Ustaz Ir. Shakib Abdullah. Sambutan terakhir disampaikan wali murid, yang diwakili oleh Bapak Ir. Abdullah Hadir,  wali  dari Ananda Liyana Aqilah. Ada pesan penting yang beliau sampaikan, sebagai pelajar penting sekali menjalin hubungan baik kepada kedua orang tua karena

orang tua adalah pintu keberhasilan.
Dalam rangkaian acara doa bersama ini, ada Kisah Motivasi Semangat Belajar di Kelas VI Masa Pandemi yang disampaikaan oleh Nadia Syakila Rizkia Aziza kelas VI E. Ananda mengisahkan bagaimana suka duka belajar secara daring, hikmah belajar secara daring, tips menggapai keberhasilan belajar daring. Kutipan inspiratif Imam Syafi’i, ulama besar terkait dengan yang dialaminya sebagai pelajar selama daring juga diungkapnya, "Jika kamu tidak sanggup menahan lelahnya belajar maka kamu harus sanggup menahan perihnya kebodohan". Motivasi sebagai pelajar juga disampaikan di forum yang diikuti seluruh temannya tersebut. Teman-temannya disemangati dan diajak untuk tetap berbakti kepada kedua orang tua. Ucapan terima kasih tak lupa disampaikan untuk guru-guru yang telah membimbingnya selama ini.

Setelah paparan motivasi dari perwakilan murid, dilanjutkan acara inti, yaitu doa bersama yang dipimpin oleh Ustaz Mohammad Rofi, S.Ag dan seorang murid, yaitu mohammad Hanif Nazmi Oktana kelas VI A. 
Tiba di ujung acara, pesan-pesan penting disampaikan pula oleh Pembawa Acara, Ustaz Mohammad Efendi, S.S. Betapa pentingnya hubungan baik orang tua-anak dan sebaliknya, Dalam sesi itu, orang tua-anak diminta untuk saling merangkul. Anak meminta maaf dan bermohon doa kepada orang tua. Orang tua diharapkan memaafkan dan mau dengan tulus mendoakan buah hatinya tersebut. Saat-saat istimewa tersebut, Ustaz Efendi berkata “Tersenyumnya orang tua pada kalian adalah penanda adanya rida Allah SWT.” (NS)